Tel Aviv, Purna Warta – Gelombang kebakaran listrik yang tak terjelaskan telah melanda kawasan industri dan permukiman di wilayah pendudukan selatan, menyoroti infrastruktur rezim yang runtuh dan memperdalam ketakutan publik.
Baca juga: Kepala UNRWA Kecam Penyangkalan Israel yang Memalukan atas Kelaparan di Gaza
Seorang juru bicara dinas pemadam kebakaran Israel mengonfirmasi adanya kebakaran di kabin listrik di sebuah pabrik di dekat pesisir Laut Mati.
Meskipun insiden telah berulang kali terjadi, para insinyur rezim gagal mengidentifikasi akar penyebab gangguan yang terus berlanjut, membuat seluruh lingkungan dan kawasan industri rentan.
Media berbahasa Ibrani melaporkan bahwa hanya sepuluh hari sebelumnya, sebuah transformator di pembangkit listrik pabrik yang sama terbakar, menyebabkan kerusakan parah pada peralatan.
Dalam beberapa minggu terakhir, wilayah selatan yang diduduki telah dilanda serangkaian kebakaran listrik — mulai dari ledakan transformator dan terbakarnya kabin hingga motor AC dan panel listrik yang terbakar.
Baca juga: Israel Ratakan Permukiman di Gaza dalam Upaya Brutal untuk Merebut Kota Gaza
Bencana yang berulang ini tidak hanya melanda blok-blok perumahan tetapi juga pusat-pusat komersial, fasilitas industri, kompleks wisata, dan hotel, sehingga menimbulkan kepanikan di antara para pemukim.
Meskipun telah diupayakan 24 jam sehari, para spesialis kelistrikan rezim mengakui bahwa mereka masih belum dapat menentukan penyebab pasti di balik serentetan insiden tersebut.


