Dampak Blokade Ketat Gaza terhadap Ibu Menyusui

Gaza2

Gaza, Purna Warta – Dalam laporannya dari Jalur Gaza, koresponden jaringan berita Al-Alam, Basel Khairuddin, menyampaikan bahwa blokade ketat Gaza telah berdampak serius terhadap bayi prematur. Bayi-bayi ini kini menghadapi risiko besar akibat kekurangan susu formula, perlengkapan dan peralatan medis, serta bahan bakar untuk mengoperasikan inkubator.

Baca juga: Jihad Islami Palestina: Kami Tidak Akan Pernah Menyerah kepada Israel

Dr. Ziyad Al-Masri, seorang spesialis anak di Rumah Sakit Al-Helou, menjelaskan kepada Al-Alam bahwa janin dan bayi sangat bergantung pada aliran listrik, karena seluruh peralatan yang terhubung dengan alat bantu pernapasan dan sistem pemantauan hanya dapat berfungsi dengan daya listrik. “Kami telah berulang kali mencoba menyediakan listrik dari sumber alternatif, namun seluruh upaya tersebut gagal. Karena itu, pemadaman listrik merupakan ancaman langsung terhadap keselamatan anak-anak,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa telah terjadi penurunan berat badan yang signifikan pada anak-anak akibat malnutrisi yang dialami para ibu, yang berdampak langsung pada kondisi janin dan bayi. Semua ini merupakan akibat dari perang yang terus berlangsung, penghancuran fasilitas rumah sakit, serta terbatasnya pasokan makanan, obat-obatan, dan perlengkapan medis yang masuk ke Jalur Gaza.

Baca juga: Polisi Inggris Tangkap Puluhan Demonstran dalam Aksi Protes di London Menentang Pelarangan Palestina Action

Menurut laporan Al-Alam, malnutrisi parah di kalangan ibu menyusui—khususnya karena kelangkaan nutrisi penting di tengah blokade ketat yang terus berlangsung di Gaza dan kurangnya bantuan kemanusiaan—telah menciptakan tantangan besar bagi kesehatan mereka dan bayi-bayi yang mereka rawat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *