Al-Quds, Purna Warta – Menurut laporan pemberitaan Al Mayadeen, media rezim Zionis melaporkan bahwa sembilan tentara pendudukan terluka dalam serangan yang terjadi di persimpangan Hasharon, dekat pemukiman Kfar Yona di wilayah Tepi Barat.
Serangan ini terjadi pada pagi hari Kamis, dan para korban yang terluka diketahui adalah tentara yang sedang berada di halte bus Kfar Yona.
Kanal 12 televisi Israel melaporkan bahwa pelaku serangan berhasil melarikan diri dari lokasi dan pihak kepolisian segera memulai penyelidikan menyeluruh. Status siaga keamanan juga diumumkan di sekitar pemukiman Kfar Yona dan wilayah sekitarnya.
Media Zionis mengklaim bahwa kendaraan yang digunakan dalam serangan telah ditemukan, dan diduga para pelaku menggunakan dua mobil — satu untuk melakukan serangan, dan satu lagi untuk melarikan diri dari lokasi kejadian.
Harian berbahasa Ibrani “Israel Hayom” juga melaporkan bahwa pasukan polisi Israel telah dikerahkan secara besar-besaran di sekitar halte tempat kejadian dan operasi pencarian intensif terhadap pelaku sedang berlangsung.
Beberapa jam setelah insiden, Kanal 14 televisi Israel mengklaim bahwa pelaku operasi penabrakan di Kfar Yona telah ditangkap. Sementara itu, militer Israel secara resmi mengonfirmasi bahwa delapan tentaranya terluka dalam operasi tersebut.


