Pentagon, Purna Warta – Departemen Pertahanan AS mengonfirmasi rencana pemerintah Amerika untuk mengirimkan “senjata pertahanan” tambahan ke Ukraina.
Baca juga: Musk Sebut Partainya Bisa Dukung Calon Presiden AS di Kampanye Pemilu Mendatang
“Atas arahan Presiden Trump, Departemen Pertahanan mengirimkan senjata pertahanan tambahan ke Ukraina untuk memastikan Ukraina dapat mempertahankan diri sementara kami berupaya mengamankan perdamaian abadi dan memastikan pembunuhan berhenti. Kerangka kerja kami bagi POTUS untuk mengevaluasi pengiriman militer di seluruh dunia tetap berlaku dan merupakan bagian integral dari prioritas pertahanan America First kami,” ujar Juru Bicara Pentagon, Sean Parnell, menanggapi permintaan TASS untuk mengomentari rencana pemerintah.
Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa AS akan mengirimkan “beberapa senjata lagi” ke Kiev. Menurut pemimpin Amerika tersebut, sebagian besar senjata tersebut merupakan senjata pertahanan.
Pada 2 Juli, The New York Times melaporkan bahwa AS akan menangguhkan pengiriman rudal pencegat Patriot, amunisi berpemandu presisi GMLRS, rudal berpemandu Hellfire, sistem rudal portabel Stinger, dan beberapa senjata lainnya ke Ukraina.
Namun demikian, pada 3 Juli, Presiden AS mengatakan bahwa Washington terus memberikan bantuan militer kepada Kiev, sembari mengakui bahwa Amerika Serikat sendiri perlu mempertahankan persediaan persenjataannya sendiri.


